English
English
Vietnam

Chelsea kini mencari pelatih permanen setelah berpisah dengan Enzo Maresca akibat hubungan yang memburuk dengan jajaran senior klub. Pemecatan ini terjadi setelah ketegangan antara Maresca dan departemen medis serta staf teknis, terutama terkait pengaturan menit bermain pemain dan pengambilan keputusan dalam tim. Sementara itu, Calum McFarlane, kepala akademi, akan memimpin Chelsea sementara saat mereka bertandang ke Manchester City, meski bukan kandidat untuk posisi pelatih kepala.
Liam Rosenior, pelatih Strasbourg berusia 41 tahun, muncul sebagai kandidat terdepan untuk menggantikan Maresca. Keunggulan Rosenior dinilai karena hubungannya dengan BlueCo, perusahaan investasi yang juga memiliki Strasbourg dan terlibat dalam pembelian Chelsea pada 2022. Penilaian internal menunjukkan Rosenior mampu menonjolkan kualitas kepelatihan yang diyakini sesuai dengan visi klub, meski beberapa kandidat lain tetap dipertimbangkan.
Beberapa nama besar lain, termasuk Roberto de Zerbi, Cesc Fabregas, dan Oliver Glasner, dipastikan tidak menjadi opsi. Porto dan pelatihnya, Francesco Farioli, juga dikabarkan sempat masuk radar, tetapi fokus klub tetap pada kandidat yang dapat menyatu dengan struktur internal Chelsea. Keputusan ini menegaskan bahwa klub ingin mempertahankan keseimbangan internal dan konsistensi dalam manajemen tim meski hal ini sempat menjadi sumber konflik dengan Maresca.
Sementara negosiasi dengan Rosenior dan kandidat lain terus berlangsung, Chelsea harus mempersiapkan diri menghadapi laga sulit di Etihad Stadium. McFarlane akan memimpin sementara tim dalam pertandingan tersebut, sambil memberikan kesempatan bagi klub untuk menilai kandidat secara menyeluruh. Proses ini menunjukkan Chelsea berupaya menyeimbangkan kebutuhan jangka pendek dengan visi jangka panjang untuk memulihkan performa dan stabilitas tim di era pasca-Maresca.