English
English
Vietnam

Penyerang muda Real Madrid, Gonzalo Garcia, kini menjadi sorotan karena performanya yang semakin menonjol di musim ini. Meski paruh pertama musim berjalan kurang mulus di bawah arahan Xabi Alonso, kedatangan Alvaro Arbeloa sebagai pelatih memberi dampak positif bagi perkembangan Garcia. Ia mulai menunjukkan kapasitasnya sebagai alternatif penyerang yang andal, meski Kylian Mbappe tetap menjadi striker utama Los Blancos. Aksi-aksi Garcia di lapangan berhasil menarik perhatian publik dan mendapat pujian atas kemampuannya memanfaatkan peluang.
Kesempatan Garcia untuk memperkuat timnas Spanyol di Piala Dunia 2026 kini semakin terbuka. Pelatih Luis de la Fuente belum memiliki kandidat pasti untuk posisi penyerang tengah, mengingat pemain seperti Mikel Oyarzabal dan Ferran Torres bukanlah striker murni. Posisi nomor sembilan tradisional masih menjadi teka-teki, sehingga penampilan Garcia yang konsisten memberi peluang nyata baginya untuk masuk skuad.
Cedera parah yang menimpa kandidat utama, Samu Omorodion, dengan robekan ligamen cruciatum membuat posisi striker murni di timnas Spanyol semakin terbuka. Kondisi ini menciptakan peluang emas bagi Garcia untuk menempati posisi tersebut, asalkan ketajamannya di depan gawang terus terjaga. Situasi ini menunjukkan bahwa peluang bagi penyerang muda Real Madrid tidak hanya bergantung pada performa pribadi, tetapi juga pada dinamika cedera dan ketersediaan pemain lain di skuad Spanyol.
Statistik musim ini menegaskan kualitas Garcia. Dalam 950 menit bermain, ia telah terlibat dalam delapan gol—enam gol dan dua assist—rata-rata berkontribusi pada satu gol setiap 119 menit. Data ini menunjukkan efektivitasnya yang tinggi meskipun kesempatan bermain terbatas, menegaskan bahwa Garcia mampu memberikan dampak signifikan bagi tim baik di level klub maupun berpotensi di panggung internasional.