English
English
Vietnam

Olympique de Marseille resmi menunjuk Habib Beye sebagai pelatih anyar menggantikan Roberto De Zerbi yang mengakhiri masa tugasnya pekan lalu. Penunjukan ini menandai babak baru bagi klub asal Prancis tersebut dalam upaya memperbaiki performa tim. Beye dikontrak hingga 2027 dan dijadwalkan menjalani debutnya saat Marseille menghadapi Brest. Kehadirannya diharapkan mampu membawa energi baru setelah periode yang dinilai kurang stabil di atas lapangan.
Bagi Beye, Marseille bukanlah tempat asing. Ia pernah membela klub tersebut sebagai pemain pada periode 2003 hingga 2007, sehingga memiliki kedekatan emosional dengan atmosfer Stade Velodrome. Sebelum menerima tugas ini, ia sempat menangani Rennes pada musim yang sama, meski kerja samanya berakhir lebih cepat dari rencana. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan karier kepelatihannya yang kini memasuki tantangan baru bersama salah satu klub besar Ligue 1.
Manajemen Marseille menaruh harapan besar pada kemampuan kepemimpinan Beye untuk membangkitkan kembali mentalitas tim. Klub menargetkan kembali ke jalur kemenangan dan bersaing di papan atas klasemen. Saat ini, Marseille berada di peringkat keempat Ligue 1 dengan selisih lima poin dari posisi tiga besar. Target realistis dalam waktu dekat adalah menembus zona tersebut demi menjaga peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan.
Meski perjalanan di Liga Champions musim ini telah terhenti, Marseille masih memiliki peluang meraih prestasi di ajang domestik. Mereka berhasil melangkah ke perempat final Coupe de France dan akan menghadapi Toulouse dalam laga penting pada awal Maret. Dengan situasi tersebut, tugas pertama Beye bukan hanya memperbaiki konsistensi di liga, tetapi juga menjaga peluang meraih trofi demi memuaskan ambisi klub dan para pendukungnya.