Mobile
APP
    Hong Kong Odds
    • Decimal Odds
    • Hong Kong Odds
    • Indonesian Odds
    • American Odds
    • Malay Odds
    English
    • English
    • Vietnam
    Soccer> Community> Aquarto>

    Tebas Klaim Klub LaLiga Lebih Efisien dari Premier League dalam Transfer Pemain

    Tebas Klaim Klub LaLiga Lebih Efisien dari Premier League dalam Transfer Pemain

    0 0


    Javier Tebas menegaskan bahwa klub-klub LaLiga lebih efisien dalam pengeluaran transfer dibandingkan klub Premier League. Pernyataan ini muncul setelah serangkaian duel Liga Champions antara klub Spanyol dan Inggris, termasuk kemenangan agregat meyakinkan Real Madrid atas Manchester City dan laga Barcelona melawan Newcastle. Tebas menyoroti contoh pemain seperti Antony, yang mahal bagi Manchester United, dibandingkan dengan pemain yang lebih efektif didapatkan klub-klub Spanyol.

    Menurut Tebas, model pengembangan pemain LaLiga yang fokus pada akademi membuat klub-klub Spanyol tidak harus mengeluarkan biaya transfer besar seperti klub Inggris. Laporan keuangan LaLiga musim 2024-25 menunjukkan pendapatan total rekor sebesar €5,464 miliar, meningkat 8,1% dari musim sebelumnya, dengan kontribusi signifikan dari komersial dan nilai pemain lokal. LaLiga juga menilai nilai pasar pemain akademi sebesar €1,46 miliar, lebih tinggi dibandingkan Premier League yang tercatat €1,076 miliar. Hal ini menunjukkan keberhasilan model pengembangan talenta lokal dalam mempertahankan daya saing klub.

    Secara kompetitif, lima tim LaLiga lolos ke Liga Champions musim ini, meski Athletic Club dan Villarreal tersingkir di fase grup. Tebas menekankan bahwa klub-klub Spanyol mampu bersaing dalam jangka panjang tanpa harus bergantung pada belanja transfer besar-besaran, berbeda dengan model Premier League yang menurutnya berisiko menciptakan gelembung utang karena pengeluaran tidak terkendali. Menurutnya, sistem Inggris cenderung membebani klub dengan biaya tinggi yang hanya dapat ditutupi jika lolos ke kompetisi Eropa.

    Tebas juga menyerukan dukungan lebih luas untuk memastikan klub-klub Spanyol tetap bermain adil dan kompetitif. Ia menyoroti risiko finansial yang timbul dari praktik belanja Premier League yang tidak selalu rasional dan berkelanjutan. Menurut Tebas, model Spanyol lebih stabil karena menekankan pengembangan pemain lokal, kontrol keuangan, dan keberlanjutan jangka panjang, sehingga memungkinkan klub tetap kompetitif tanpa harus membahayakan kesehatan finansial.

    Comments
    All
    By Author
    Me
    Add Comment
    Post
    Copyright © 2026 Powered By Goaloo All Rights Reserved.