English
English
Vietnam

Premier League sedang mempertimbangkan inovasi besar terkait penggunaan VAR dengan kemungkinan memeriksa keputusan sepak pojok mulai musim depan. Langkah ini muncul setelah IFAB memberikan kebebasan bagi kompetisi untuk mengadopsi aturan baru tersebut, sehingga liga kini mengeksplorasi cara meningkatkan akurasi keputusan wasit tanpa mengganggu jalannya permainan. Diskusi awal mengenai rencana ini sudah dilakukan dalam pertemuan yang dipimpin oleh direktur sepak bola Premier League, Tony Scholes.
Liga berencana mengirim survei kepada seluruh klub untuk mengetahui pandangan mereka terkait penerapan VAR pada situasi corner. Keputusan final belum diambil, dan hasil survei akan menjadi dasar apakah aturan ini dapat diterapkan pada musim mendatang. Tujuannya adalah memastikan semua klub memiliki suara dalam perubahan besar yang berpotensi memengaruhi jalannya pertandingan secara langsung.
Di tingkat Eropa, UEFA juga mendorong keseragaman dalam penerapan VAR di seluruh kompetisi. Kepala wasit UEFA, Roberto Rosetti, menekankan pentingnya satu interpretasi teknis agar tidak terjadi perbedaan aturan di setiap liga. Ia menyoroti bahwa saat ini penggunaan VAR mulai menjauh dari tujuan awalnya karena intervensi yang terlalu detail, sehingga diskusi lebih lanjut dijadwalkan pasca-Piala Dunia untuk menyelaraskan standar antarkompetisi.
Data menunjukkan bahwa penggunaan VAR di Premier League masih relatif minim dibandingkan Liga Champions. Hingga pertengahan Februari, rata-rata tinjauan VAR hanya 0,15 per pertandingan, jauh lebih rendah daripada 0,36 di kompetisi Eropa. Kondisi ini menjadi salah satu alasan liga mempertimbangkan perubahan, dengan harapan peningkatan penggunaan VAR bisa membuat keputusan lebih akurat tanpa mengganggu ritme permainan.