English
English
Vietnam

Ghana national football team resmi menunjuk Carlos Queiroz sebagai pelatih kepala baru untuk memimpin tim nasional, The Black Stars, menuju Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Pelatih berpengalaman yang pernah menangani Portugal, Real Madrid, Manchester United, Iran, hingga Mesir itu langsung memulai tugasnya dengan kontrak jangka pendek yang difokuskan khusus hingga turnamen selesai. Keputusan ini diambil setelah Ghana melalui masa pencarian pelatih selama dua minggu pasca pemecatan Otto Addo akibat hasil buruk dalam laga uji coba menjelang turnamen.
Penunjukan Queiroz tidak lepas dari catatan panjangnya di sepak bola internasional, termasuk pengalaman tampil di lima edisi Piala Dunia bersama berbagai tim nasional. Sepanjang kariernya, ia dikenal sebagai pelatih yang mampu membangun struktur permainan yang disiplin, terbukti saat membawa Iran lolos ke dua Piala Dunia tanpa kekalahan di fase kualifikasi serta membawa Mesir ke final Piala Afrika 2021. Dengan rekam jejak tersebut, Ghana berharap kehadirannya dapat mengembalikan stabilitas tim yang sempat menurun dalam beberapa laga persiapan.
Di bawah arahannya, Ghana akan menghadapi tantangan berat di Grup L Piala Dunia 2026 dengan lawan seperti Panama, Inggris, dan Kroasia. Queiroz juga akan memanfaatkan laga uji coba melawan Meksiko dan Wales untuk menguji komposisi skuad serta mematangkan strategi. Kehadirannya diharapkan mampu mengoptimalkan potensi pemain-pemain kunci seperti Mohammed Kudus dan Antoine Semenyo, sekaligus memperbaiki performa Ghana yang gagal lolos ke Piala Afrika 2025 setelah lebih dari dua dekade selalu tampil di turnamen tersebut.
Dengan pengalaman panjang di level klub maupun tim nasional, Queiroz membawa harapan baru bagi Ghana untuk kembali bersaing di panggung dunia. Meski kontraknya bersifat sementara, fokus utamanya adalah membangun tim yang lebih solid, disiplin, dan kompetitif di turnamen terbesar sepak bola dunia. Keberhasilan atau kegagalannya di Piala Dunia 2026 diperkirakan akan menjadi penentu arah masa depan proyek jangka panjang sepak bola Ghana.