English
English
Vietnam

Amanda Staveley kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar bahwa ia tengah membentuk konsorsium baru untuk mengakuisisi klub Premier League dengan nilai fantastis mencapai £2 miliar. Nama Newcastle United kembali masuk dalam radar utama, bersama West Ham United sebagai alternatif. Langkah ini menjadi menarik karena Staveley bukan sosok asing bagi Newcastle. Ia pernah berperan penting dalam proses pengambilalihan klub pada 2021 melalui kerja sama dengan Dana Investasi Publik Saudi (PIF), sebelum akhirnya melepas enam persen sahamnya pada pertengahan 2024. Kini, ia disebut sedang mencari dukungan finansial dari investor di Amerika Serikat untuk mewujudkan proyek ambisius tersebut.
Peluang Staveley kembali ke Newcastle terbuka jika PIF memutuskan mengurangi keterlibatan mereka setelah musim yang dinilai kurang memuaskan. Newcastle sendiri tengah menjalani periode sulit dengan performa yang belum stabil, sehingga perubahan kepemilikan menjadi isu yang terus berkembang. Sebelumnya, Staveley dan timnya sempat melirik Tottenham Hotspur, tetapi negosiasi tidak berlanjut. Fokus kemudian beralih kembali ke Newcastle, yang dianggap memiliki nilai strategis sekaligus potensi besar untuk dikembangkan. Dengan target pendanaan mencapai £2 miliar, rencana ini jauh lebih besar dibanding akuisisi Newcastle pada 2021 yang bernilai £310 juta.
Di sisi lain, West Ham juga menjadi opsi serius dalam rencana investasi tersebut. Klub asal London Timur itu dipandang menarik karena basisnya di ibu kota Inggris, yang umumnya memiliki daya tarik tinggi bagi investor global. Namun, biaya akuisisi West Ham diperkirakan lebih mahal dibanding Newcastle, terutama karena tingginya minat terhadap klub-klub London. Nilai jual mereka juga sangat dipengaruhi oleh performa di klasemen. Jika terdegradasi, harga klub bisa turun drastis, tetapi hal itu justru dapat mengurangi minat investor yang mengincar stabilitas jangka panjang. Situasi ini membuat Newcastle tetap menjadi target yang lebih realistis.
Di tengah spekulasi soal kepemilikan, Newcastle juga menghadapi tantangan besar di lapangan. Posisi mereka di papan tengah membuat peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan semakin tipis. Kondisi tersebut dapat memicu pergerakan besar di bursa transfer. Beberapa pemain kunci mulai dikaitkan dengan klub-klub top Eropa, termasuk Anthony Gordon yang diminati Bayern Munich serta Sandro Tonali yang masuk radar Arsenal dan Manchester United. Jika benar terjadi perubahan kepemilikan, Newcastle berpotensi memasuki era baru yang penuh transformasi, baik dari sisi manajemen maupun komposisi skuad.