English
English
Vietnam

Juventus dipastikan akan melakukan perombakan besar pada skuad mereka di bursa transfer musim panas setelah gagal mengamankan tiket Liga Champions musim depan. Hasil imbang 2-2 melawan Torino pada pekan terakhir Serie A membuat Bianconeri hanya finis di posisi kelima klasemen akhir. Kondisi tersebut menjadi pukulan berat bagi klub asal Turin karena mereka harus puas tampil di Liga Europa musim depan, sekaligus kehilangan pemasukan besar dari kompetisi elite Eropa.
CEO Juventus, Damien Comolli, mengakui kegagalan lolos ke Liga Champions memberikan dampak signifikan terhadap kondisi finansial klub. Demi menjaga stabilitas keuangan, Juventus disebut harus melepas sejumlah pemain untuk menambah pemasukan sekaligus mengurangi beban gaji. Situasi ini membuat sebagian besar pemain dalam skuad berpotensi dijual apabila ada tawaran yang sesuai pada bursa transfer mendatang.
Meski membuka peluang melepas banyak pemain, Juventus tetap memiliki dua nama yang dianggap tidak masuk list jual. Kenan Yildiz dan Dusan Vlahovic dipandang sebagai fondasi utama lini serang klub untuk masa depan. Yildiz dinilai sebagai talenta muda yang sangat penting bagi proyek jangka panjang Juventus, sementara Vlahovic masih dipercaya menjadi ujung tombak utama yang mampu membawa tim kembali bersaing di level tertinggi.
Namun, upaya Juventus mempertahankan Vlahovic masih menghadapi tantangan besar. Hingga saat ini, striker asal Serbia tersebut belum mencapai kesepakatan kontrak baru dengan manajemen klub. Situasi itu menimbulkan spekulasi karena kontraknya akan berakhir pada Juni 2026. Jika negosiasi terus berjalan alot, Juventus bisa berada dalam posisi sulit karena harus memilih antara mempertahankan pemain andalannya atau menjualnya demi menghindari kehilangan secara gratis di masa depan.