English
English
Vietnam

Perburuan Bernardo Silva menjadi salah satu sorotan utama di bursa transfer musim panas setelah gelandang asal Portugal itu resmi meninggalkan Manchester City dan berstatus bebas transfer. Situasi ini langsung memicu persaingan ketat di antara klub-klub besar Eropa, dengan Barcelona sempat berada di posisi terdepan untuk mendapatkan jasanya. Namun, minat dari Atletico Madrid dan Juventus turut membuat persaingan semakin sengit dan sulit diprediksi sejak awal.
Perkembangan mengejutkan terjadi ketika Real Madrid ikut masuk dalam perburuan dengan langkah yang jauh lebih agresif dibandingkan klub lain. Dalam waktu singkat, klub ibu kota Spanyol itu dikabarkan mengajukan proposal resmi dan membuka negosiasi lanjutan dengan pihak pemain. Perubahan situasi ini membuat Barcelona kehilangan keunggulan, karena Madrid bergerak cepat dan mulai mengamankan posisi dalam proses transfer yang kini disebut sudah mendekati tahap akhir dengan kesepakatan kontrak hingga 2028.
Ketertarikan Real Madrid terhadap Silva menjadi cukup menarik karena sebelumnya klub tidak terlalu memprioritaskan pemain berusia 31 tahun dalam rencana jangka panjang mereka. Namun, pendekatan kali ini disebut berbeda karena adanya dorongan dari Jose Mourinho yang menilai pengalaman Silva sangat penting untuk mendukung perkembangan skuad muda Madrid. Kehadiran Mourinho yang kembali ke Santiago Bernabeu turut memperkuat strategi baru tersebut, sekaligus membuat peluang Silva bergabung dengan Los Blancos semakin besar dalam waktu dekat.